Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 28 JULI 2026 • 17:32 WIB

Respons Cepat Keluhan Warga, Bupati Malinau Tinjau Kemunculan Buaya di Sungai Malinau

Respons Cepat Keluhan Warga, Bupati Malinau Tinjau Kemunculan Buaya di Sungai MalinauBupati Malinau Wempi W. Mawa bersama jajaran meninjau lokasi kemunculan buaya di hilir Pelabuhan Speed Malinau sebagai langkah antisipasi. (prokompim)

KALTARA  – Kekhawatiran warga atas kemunculan buaya di kawasan hilir Pelabuhan Speed Malinau Kota mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Malinau. Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menyiapkan langkah antisipasi bersama instansi terkait, Rabu (23/7/2026).

Bupati didampingi Wakil Bupati, jajaran perangkat daerah, Camat Malinau Kota, Camat Malinau Utara, serta perwakilan Balai Taman Nasional Kayan Mentarang. Peninjauan dilakukan setelah masyarakat dan para pekerja di sekitar bantaran Sungai Malinau melaporkan kemunculan buaya yang semakin sering terlihat dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Polsek Tarakan Timur Gagalkan Dugaan Transaksi Sabu di Pantai Amal, Dua Orang Diamankan

Dari informasi yang dihimpun, sedikitnya terdapat tiga ekor buaya yang beraktivitas di sekitar lokasi. Seekor di antaranya diperkirakan memiliki panjang sekitar lima hingga enam meter, sementara dua lainnya berukuran sedang dan kecil. Satwa tersebut kerap muncul pada pagi hingga siang hari di sekitar tepian sungai yang masih menjadi jalur aktivitas masyarakat.

Dalam kesempatan itu, rombongan juga melihat rekaman video hasil pemantauan menggunakan drone yang menunjukkan keberadaan buaya di sekitar hilir pelabuhan. Temuan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus menyusun langkah penanganan bersama pihak berwenang.

"Buaya memang sudah lama menjadi bagian dari habitat Sungai Malinau. Namun belakangan ini kemunculannya semakin sering dan berada lebih dekat dengan kawasan permukiman masyarakat. Karena itu kami mengimbau seluruh warga agar selalu berhati-hati demi menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Bupati Wempi.

Ia memastikan hingga kini belum ada laporan masyarakat yang menjadi korban. Meski demikian, pemerintah tidak ingin mengambil risiko mengingat ukuran buaya yang cukup besar dan keberadaannya berada di kawasan yang masih sering dilalui warga.

Pemkab Malinau akan terus berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Kayan Mentarang serta instansi terkait untuk melakukan pemantauan secara berkala. Langkah penanganan akan disusun dengan mengedepankan keselamatan masyarakat sekaligus tetap memperhatikan perlindungan terhadap satwa liar yang menjadi bagian dari ekosistem Sungai Malinau.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kemunculan buaya, menghindari aktivitas sendirian di tepian sungai, terutama pada pagi dan sore hari, serta segera melapor kepada aparat apabila kembali melihat kemunculan satwa tersebut.

Menurutnya, kewaspadaan bersama menjadi langkah paling efektif untuk mencegah terjadinya insiden, sembari menunggu hasil kajian dan rekomendasi dari pihak yang berwenang dalam penanganan satwa liar. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Respons Cepat Keluhan Warga, Bupati Malinau Tinjau Kemunculan Buaya di Sungai Malinau

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!