Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 06 JUNI 2026 • 10:48 WIB

Pemprov Kaltara Dorong Pembentukan Forum Akselerasi Ekspor Perikanan

Pemprov Kaltara Dorong Pembentukan Forum Akselerasi Ekspor PerikananStaf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kalimantan Utara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P (MA)

KALTARA  – Komitmen memperkuat kinerja ekspor perikanan Kalimantan Utara menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Klinik Ekspor yang digelar Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Utara bersama pelaku usaha, UMKM, pengguna jasa, dan instansi terkait di Cafe Dojo, Tarakan, Rabu (4/6/2026).

Dalam forum yang berlangsung santai namun produktif tersebut, berbagai persoalan yang selama ini dihadapi eksportir dibahas secara terbuka, mulai dari kelengkapan dokumen, sertifikasi mutu, hingga sinkronisasi aturan antarinstansi yang berkaitan dengan layanan ekspor.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kalimantan Utara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P, mengatakan pemerintah daerah menyambut baik forum diskusi yang mempertemukan regulator dan pelaku usaha untuk mencari solusi bersama.

Menurutnya, berbagai dokumen yang menjadi syarat ekspor pada dasarnya diperlukan untuk menjaga mutu, keamanan pangan, serta reputasi produk Indonesia di pasar internasional. Namun demikian, proses pelayanan harus tetap memberikan kemudahan bagi para eksportir.

"Kita ingin kualitas produk tetap terjaga, tetapi pelayanan juga harus efisien. Jangan sampai pelaku usaha menghadapi proses yang panjang dan membingungkan akibat adanya perbedaan penerapan aturan di lapangan," ujarnya.

Wahyuni menyoroti perlunya harmonisasi regulasi antara lembaga yang terlibat dalam proses ekspor. Ia menilai sinkronisasi kebijakan menjadi kunci agar pelaku usaha memperoleh kepastian dalam menjalankan aktivitas ekspornya.

Selain itu, Pemprov Kaltara juga mendorong penguatan integrasi layanan melalui sistem digital yang menghubungkan berbagai instansi, mulai dari karantina, balai mutu, bea cukai, hingga otoritas pelabuhan dan bandara.

Menurutnya, langkah tersebut akan mempercepat proses pelayanan sekaligus meningkatkan daya saing produk unggulan daerah di pasar global.

Sebagai tindak lanjut dari diskusi tersebut, Pemprov Kaltara mengusulkan pembentukan Forum Akselerasi Ekspor yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi dan evaluasi untuk menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi eksportir.

"Kita perlu duduk bersama secara berkala untuk mengevaluasi hambatan yang ada dan mencari jalan keluarnya. Dengan kolaborasi yang kuat, ekspor dari Kalimantan Utara bisa terus meningkat," katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga terus mendorong penguatan konektivitas dan logistik ekspor, termasuk pengembangan Bandara Juwata Tarakan sebagai hub ekspor bagi produk-produk unggulan daerah.

"Dari potensi yang kita miliki, masih banyak peluang yang belum tergarap maksimal. Karena itu, sinergi antarinstansi dan dukungan kepada pelaku usaha harus terus diperkuat agar produk Kaltara semakin mampu bersaing di pasar internasional," pungkasnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemprov Kaltara Dorong Pembentukan Forum Akselerasi Ekspor Perikanan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!