Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 JULI 2026 • 08:54 WIB

Wempi W. Mawa Minta PDL Tana Tidung Jadi Organisasi Berkualitas dan Berdaya Saing

Wempi W. Mawa Minta PDL Tana Tidung Jadi Organisasi Berkualitas dan Berdaya SaingProsesi pengukuhan Pengurus Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Kabupaten Tana Tidung periode 2026–2030 di Desa Sapari, Sabtu (18/7/2026). (prokompim)

KALTARA  – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Provinsi Kalimantan Utara, Wempi W. Mawa, SE., MH, menegaskan pentingnya membangun organisasi yang berkualitas, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat mengukuhkan Pengurus PDL Kabupaten Tana Tidung periode 2026–2030 di Desa Sapari, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Wempi, keberhasilan sebuah organisasi tidak ditentukan oleh besarnya jumlah anggota, melainkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus menjadikan kepengurusan baru sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat persatuan.

Ia menyebut jumlah warga Dayak Lundayeh di Kabupaten Tana Tidung yang kurang dari 2.000 jiwa dari total sekitar 30 ribu penduduk menjadi tantangan tersendiri. Namun, kondisi tersebut justru harus menjadi motivasi untuk menunjukkan kualitas organisasi.

"Kelebihan dan kekurangan pengurus adalah modal kekuatan. Jika kita punya kualitas, di mana pun kita berada pasti menjadi pilihan," ujar Wempi.

Dalam arahannya, Wempi mengingatkan agar pengurus tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir menjawab kebutuhan masyarakat. PDL diharapkan aktif mengikuti kegiatan pemerintah, memperkuat kepedulian sosial, serta ikut berperan dalam mencegah kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Ia juga meminta pengurus terus menjaga identitas budaya Dayak Lundayeh melalui berbagai kegiatan pelestarian adat, pembinaan sanggar seni, hingga pengembangan desa wisata.

"Budaya itu kita. Tanpa kita, budaya tidak akan dikenal," katanya.

Selain bidang sosial dan budaya, Wempi mendorong PDL mengambil peran dalam peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga partisipasi dalam dunia politik. Menurutnya, kehadiran tokoh Dayak Lundayeh dalam posisi strategis akan membuka ruang lebih besar bagi pembangunan masyarakat.

Untuk mendukung aktivitas organisasi, DPW PDL Kalimantan Utara telah mengalokasikan dana sebesar Rp50 juta bagi PDL Kabupaten Tana Tidung. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pelaksanaan program diskusi, pembinaan organisasi, dan kegiatan lainnya.

Wempi juga menekankan pentingnya kaderisasi sebagai investasi jangka panjang organisasi. Ia berharap PDL mampu mencetak pemimpin-pemimpin muda yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Mengakhiri sambutannya, Wempi mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan serta menjadikan PDL sebagai organisasi yang membawa manfaat bagi masyarakat.

"Kita tidak hanya harus kuat, tetapi juga menjadi terang dan garam di tengah masyarakat. Dengan begitu, PDL akan semakin dipercaya dan memberi kontribusi nyata bagi Kalimantan Utara," pungkasnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wempi W. Mawa Minta PDL Tana Tidung Jadi Organisasi Berkualitas dan Berdaya Saing

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!