QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 Resmi Dimulai di Malinau, UMKM Kuliner Didorong Manfaatkan Pembayaran Digital
KALTARA – Upaya mempercepat transformasi ekonomi digital terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Malinau bersama Bank Indonesia. Salah satunya melalui pelaksanaan Kick-Off QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, program yang mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khususnya sektor kuliner untuk beralih menggunakan transaksi digital.
Kegiatan yang digelar di Pelabuhan Speedboat Malinau, Selasa (21/7/2026), menjadi momentum penting dalam memperluas pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di tengah masyarakat dan pelaku usaha.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, mengatakan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital sekaligus membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Menurutnya, sektor kuliner memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, pelaku usaha perlu didukung dengan sistem transaksi yang mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Digitalisasi pembayaran memberikan banyak manfaat bagi pelaku usaha. Selain mempermudah transaksi, QRIS juga membantu UMKM mengelola usaha secara lebih modern dan profesional," ujar Wempi.
Ia menjelaskan, masyarakat kini semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pelayanan dan memperluas jangkauan pasar.
Melalui program QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, pelaku usaha kuliner diharapkan tidak hanya menjadi pengguna transaksi digital, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari pengembangan usaha.
"UMKM harus terus berkembang dan mengikuti perubahan zaman. Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu kunci agar usaha masyarakat semakin maju dan memiliki daya saing," tambahnya.
Selain mendukung pelaku UMKM, penerapan QRIS juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan inklusi keuangan di daerah. Dengan semakin banyaknya transaksi digital, aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan berjalan lebih efektif, transparan, dan efisien.
Pemerintah Kabupaten Malinau berkomitmen terus memperkuat digitalisasi melalui berbagai program, termasuk pengembangan Smart Government (SAGET) yang mengintegrasikan layanan berbasis teknologi.
Kolaborasi bersama Bank Indonesia melalui QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun ekonomi digital yang inklusif di Kabupaten Malinau.
Dengan semakin luasnya penggunaan QRIS, UMKM kuliner diharapkan mampu naik kelas, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah di era digital.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis