Jumat, 27 MARET 2026 • 09:56 WIB

Bupati Nunukan: Perbaikan Layanan dan Bantuan Rakyat Tidak Instan, Tapi Harus Tuntas

Author

  Pertemuan Hangat, Bupati Nunukan Serap Aspirasi Warga Binusan (Prokompim)

KALTARA — Bupati Irwan Sabri menegaskan bahwa pembenahan pelayanan publik dan program bantuan masyarakat di Kabupaten Nunukan membutuhkan proses bertahap, namun harus diselesaikan secara tuntas. Pernyataan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan warga dan tokoh masyarakat Desa Binusan, Kamis (26/3/2026).

Di hadapan masyarakat, Irwan menyampaikan secara terbuka kondisi awal pemerintahannya, termasuk berbagai persoalan mendasar yang menjadi keluhan warga. Ia menyoroti sektor kesehatan sebagai salah satu titik lemah yang langsung menjadi prioritas pembenahan.

Menurutnya, pada awal masa jabatan, persoalan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi isu krusial yang kerap dikeluhkan masyarakat. Hal ini, kata dia, mencerminkan perlunya perbaikan serius dalam tata kelola pelayanan kesehatan.

“Kalau kita bicara kondisi awal, memang banyak kekurangan, terutama soal obat. Itu yang langsung kami tangani,” ujarnya.

Irwan menegaskan, perbaikan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada pembenahan sistem dan pemenuhan kebutuhan dasar layanan. Ia mengklaim, upaya tersebut mulai menunjukkan hasil, yang ditandai dengan menurunnya keluhan masyarakat.

“Sekarang sudah mulai berubah. Keluhan itu tidak seperti dulu lagi, walaupun kita akui masih ada yang perlu diperbaiki,” katanya.

Selain sektor kesehatan, perhatian pemerintah daerah juga diarahkan pada masyarakat nelayan yang menjadi bagian penting dari perekonomian lokal. Irwan mengungkapkan bahwa bantuan alat tangkap berupa jaring (gillnet) telah disalurkan kepada sejumlah kelompok nelayan.

Namun demikian, ia secara tegas menyampaikan bahwa bantuan tersebut belum dapat diberikan secara menyeluruh. Ia menolak pendekatan instan yang berisiko tidak tepat sasaran.

“Kita tidak ingin bantuan diberikan asal-asalan. Memang belum semua dapat, tapi akan kita selesaikan secara bertahap sampai merata,” tegasnya.

Irwan juga menyinggung komitmennya sejak awal menjabat untuk tidak memberikan bantuan secara parsial tanpa perencanaan yang jelas. Ia menilai, pemerataan menjadi kunci agar program pemerintah benar-benar memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Dalam forum tersebut, ia kembali menekankan pentingnya komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Silaturahmi, menurutnya, menjadi sarana penting untuk memastikan pemerintah memahami kondisi riil di lapangan.

“Kita tidak bisa hanya menerima laporan di atas meja. Harus turun langsung, mendengar sendiri,” ujarnya.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan pasca-Idulfitri 1447 Hijriah, yang turut diisi dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban masyarakat.

Di akhir sambutannya, Irwan mengajak masyarakat untuk terus bersabar dan mendukung proses pembangunan yang sedang berjalan. Ia memastikan bahwa setiap persoalan yang ada akan diselesaikan secara bertahap dengan tetap mengedepankan hasil yang nyata.

“Yang penting bukan cepat, tapi tepat dan tuntas. Itu komitmen kami,” tutupnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU