KALTARA — Perayaan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Nunukan terasa semakin bermakna melalui kegiatan open house yang digelar di rumah jabatan bupati, Sabtu (21/3/2026). Momen ini menjadi ruang temu hangat antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana penuh kekeluargaan.
Bupati Nunukan, Irwan Sabri, bersama istrinya, Andi Anissa Muthia, menyambut langsung para tamu yang hadir. Dengan sikap ramah, keduanya menyalami warga satu per satu, menghadirkan kedekatan yang terasa tanpa sekat.
Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan. Tidak hanya bersilaturahmi, mereka juga memanfaatkan kesempatan untuk berbincang santai hingga berfoto bersama sebagai kenangan di hari yang fitri.
Beragam hidangan khas Nusantara turut disajikan untuk para tamu. Mulai dari aneka makanan berat seperti coto Makassar, rendang, hingga ketupat dan buras, serta minuman segar dan kue-kue tradisional yang menambah semarak suasana.
Kehadiran masyarakat dari latar belakang yang beragam, termasuk etnis Tionghoa, menjadi gambaran nyata harmoni sosial di Nunukan. Semua berbaur dalam suasana hangat, tanpa membedakan status maupun asal-usul.
Dalam sambutannya, Irwan Sabri menyampaikan bahwa Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk mempererat persaudaraan sekaligus melakukan refleksi diri.
“Momentum ini mengingatkan kita semua, khususnya pemerintah, untuk terus bekerja dengan jujur, adil, dan selalu berpihak kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan situasi yang kondusif selama perayaan Lebaran, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Melalui open house ini, nilai-nilai silaturahmi dan kebersamaan kembali diteguhkan. Tradisi ini pun menjadi simbol kuatnya hubungan antara pemimpin dan masyarakat dalam membangun daerah yang harmonis dan penuh kebersamaan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan