Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 JUNI 2026 • 19:13 WIB

PHI Gaungkan Semangat Selamatkan Terumbu Karang Lewat Program Konservasi Berkelanjutan

PHI Gaungkan Semangat Selamatkan Terumbu Karang Lewat Program Konservasi BerkelanjutanHari Terumbu Karang Sedunia, PHI Gaungkan Pelestarian Laut (ist)

KALTARA – Komitmen menjaga kelestarian laut terus diperkuat PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) dalam momentum Hari Terumbu Karang Sedunia yang diperingati setiap 1 Juni.

Melalui berbagai program konservasi dan pemberdayaan masyarakat di Kalimantan Timur, PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya menghadirkan langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir dan laut.

Upaya tersebut diwujudkan lewat program rehabilitasi terumbu karang, perlindungan mangrove, hingga inovasi pemanfaatan fasilitas migas pasca-operasi menjadi habitat baru biota laut.

Salah satu program unggulan yang dijalankan yakni Jaga Pesisir Kita oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) di Desa Tanjung Limau, Muara Badak, Kutai Kartanegara.

Program yang dimulai sejak 2019 itu berhasil mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat praktik penangkapan ikan destruktif.

Tak hanya fokus pada pemulihan lingkungan, program tersebut juga membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan wisata pesisir dan usaha berbasis sumber daya laut yang berkelanjutan.

Local Hero Jaga Pesisir Kita, Muhammad Mansur, mengatakan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga laut kini semakin tumbuh.

“Keberlanjutan lingkungan pesisir memerlukan kepemimpinan lokal yang kuat serta kolaborasi yang terus dijaga agar masa depan laut tetap terlindungi,” ujarnya.

Menurut Mansur, edukasi lingkungan kepada generasi muda menjadi salah satu langkah penting agar semangat menjaga laut terus berlanjut.

Selain melalui pemberdayaan masyarakat, PHI juga menghadirkan inovasi konservasi lewat program Rig to Reef yang dijalankan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU).

Program tersebut memanfaatkan struktur migas lepas pantai yang sudah tidak digunakan sebagai habitat baru bagi terumbu karang dan biota laut.

Manager Environment PHI sekaligus fasilitator program Rig to Reef, Kemas Adrian, menyebut inovasi tersebut sebagai bentuk sinergi antara industri energi dan pelestarian lingkungan.

“Program ini membuktikan bahwa kegiatan industri dapat berjalan berdampingan dengan upaya konservasi melalui inovasi dan kolaborasi berkelanjutan,” katanya.

Metode Rig to Reef dinilai mampu meningkatkan keanekaragaman hayati laut, sekaligus memberikan manfaat ekologis jangka panjang bagi kawasan perairan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

PHI Gaungkan Semangat Selamatkan Terumbu Karang Lewat Program Konservasi Berkelanjutan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!