Kamis, 19 MARET 2026 • 04:48 WIB

Kreativitas Gemah Tablig Juata Laut Bersinar di Parade Sahur Tarakan 2026

Author

Gemah Tablig dari Kelurahan Juata Laut sukses merebut juara pertama kategori pejalan kaki dalam Parade Musik Sahur dan Sound Sahur Tarakan 2026. (ma)

KALTARA  – Gemah Tablig dari Kelurahan Juata Laut sukses merebut juara pertama kategori pejalan kaki dalam Parade Musik Sahur dan Sound Sahur Tarakan 2026. Keberhasilan ini dipertegas dengan penampilan unik mereka menggunakan gerobak patrol yang dihiasi lampu warna-warni, memikat perhatian warga dan juri sepanjang rute.

Pengumuman pemenang berlangsung di Kopi Jon, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (18/3/2026), menutup rangkaian kegiatan yang menyemarakkan Ramadan di Kota Tarakan. Che Ageng, mewakili panitia, menyampaikan apresiasi tinggi kepada peserta dan masyarakat yang mendukung acara.

“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan partisipasinya. Sampai jumpa di Parade Musik Sahur berikutnya dengan semangat lebih meriah,” ujarnya.

Di kategori pejalan kaki, posisi kedua ditempati Majelis Al-Barzanji Baburrachmat, dan ketiga diraih The Power of Islam Masjid Darul Hikmah. Juara harapan 1-3 masing-masing jatuh ke Laskar Bulu Tunggal Pagun Sezaman, Keluarga Besar Gantak Selumit, dan Hulubalang Lembaga Budaya Merayu Kalimantan.

Sementara itu, kategori kendaraan memperlihatkan kreativitas tinggi: Lah Tahzan berhasil menyabet The Best Religious Sound System, sedangkan The Best Religious Decoration diberikan kepada SH Supaad Hadianto.

Parade Musik Sahur Tarakan 2026 digelar Sabtu malam (14/3/2026) dan diikuti 58 peserta dari berbagai komunitas. Kegiatan ini digagas Komunitas Orang Indonesia Tarakan bersama Serikat Pemuda Jawa Kaltara, dengan dukungan pemerintah provinsi dan kota. Sejumlah pejabat hadir, termasuk Wakil Wali Kota Tarakan, anggota DPRD Kaltara, dan Forkopimda.

Koordinator tim Gemah Tablig, Pandu Syaputra, menuturkan persiapan matang dilakukan anggota tim, mulai dari latihan bersama hingga pembuatan dekorasi secara mandiri. “Kami ingin menampilkan yang terbaik demi mengharumkan nama kampung. Seluruh konsep penampilan dan dekorasi adalah hasil kerja tim sendiri,” ujarnya.

Untuk menciptakan irama khas beduk sahur, tim memadukan alat musik tradisional seperti drum, ember, kerincing, dan potongan besi menjadi harmoni yang menarik. Dekorasi gerobak patrol pun dibuat sendiri menggunakan bahan gabus sesuai konsep yang dirancang.

Kemenangan ini menambah prestasi Gemah Tablig di bulan Ramadan 1447 H, setelah sebelumnya menjuarai lomba bedug sahur yang digelar LPM Kelurahan Juata Laut pada Kamis (12/3/2026). Kesuksesan beruntun ini menunjukkan kreativitas dan semangat kebersamaan warga Juata Laut dalam memeriahkan Ramadan.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU