Sabtu, 14 MARET 2026 • 05:07 WIB

Camat Tarakan Utara Tinjau Distribusi Makan Bergizi Gratis, Pastikan Layanan Tepat Waktu

Author

Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H, turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Juata Kerikil, Selasa (10/3/2026). (ist)

TARAKAN – Pemerintah Kecamatan Tarakan Utara bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait keterlambatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah. Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H, turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Juata Kerikil, Selasa (10/3/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Sisca didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Binti Rofi’ah, S.Sos, serta Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Akhmad Suja’i, S.H., M.H. Turut hadir pula perwakilan Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Tarakan selaku Sekretariat MBG Kota Tarakan, Koordinator Wilayah MBG, Lurah Juata Kerikil beserta jajaran, serta tim Trantibum Linmas Satpol-PP Kecamatan Tarakan Utara.


Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah kecamatan terhadap laporan masyarakat yang menyebutkan adanya keterlambatan distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah penerima manfaat.


Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, menegaskan bahwa pemerintah kecamatan berkepentingan memastikan program yang menyasar anak-anak sekolah dan kelompok rentan tersebut berjalan dengan baik dan tepat waktu.


“Kami ingin memastikan distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat berjalan lancar dan tepat waktu. Program ini sangat penting karena menyangkut pemenuhan gizi anak-anak serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujar Sisca.


Dalam kunjungan tersebut, rombongan tidak hanya mengevaluasi sistem distribusi, tetapi juga meninjau langsung fasilitas operasional SPPG Juata Kerikil. Beberapa ruangan yang dikunjungi di antaranya ruang pendingin (cold storage), ruang penyiapan bahan makanan, ruang produksi, hingga ruang pengemasan makanan.


Sebelum memasuki area pengolahan, seluruh rombongan diwajibkan menggunakan penutup kepala dan masker sebagai bagian dari standar kebersihan dan sterilisasi dapur produksi makanan.


Dari hasil pemantauan di lapangan, fasilitas pengolahan makanan di SPPG Juata Kerikil dinilai telah memenuhi standar kebersihan dan higienitas dalam proses produksi makanan bergizi.


Berdasarkan data operasional, setiap hari SPPG Juata Kerikil memproduksi sekitar 2.735 porsi makanan bergizi yang didistribusikan kepada penerima manfaat. Mereka terdiri dari siswa TK, SD, SMP, dan SMA, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui layanan posyandu.


Sisca menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.


“Pemerintah Kecamatan Tarakan Utara akan terus memonitor pelaksanaan program ini. Kami ingin memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.


Melalui langkah ini, Pemerintah Kecamatan Tarakan Utara menunjukkan komitmennya untuk selalu responsif terhadap aspirasi masyarakat serta memastikan setiap program pemerintah dapat berjalan optimal demi kesejahteraan warga.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU