Edukasi Lingkungan dan Aksi Tanam Pohon Libatkan Pelajar Pulau Bunyu (hms)
KALTARA – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dimanfaatkan PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field untuk memperkuat edukasi lingkungan kepada generasi muda. Melalui kolaborasi bersama SMP Negeri 2 Bunyu, perusahaan menggelar kegiatan literasi lingkungan dan penanaman pohon yang melibatkan puluhan pelajar sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.
Mengusung tema #NowforClimate – Saatnya Bekerja untuk Iklim, kegiatan yang berlangsung pada 30 Mei 2026 itu diikuti 28 siswa dan tiga guru. Para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai pengelolaan sampah, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pentingnya menjaga ekosistem mangrove bagi keberlangsungan lingkungan pesisir.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Umumkan Penyesuaian Harga Pertamax, Berlaku Mulai 10 Juni
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat, khususnya kalangan pelajar yang akan menjadi generasi penerus pembangunan daerah.
Pjs Senior Manager Bunyu Field, Riza Akbar, mengatakan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan.
Menurutnya, pendidikan lingkungan yang diberikan sejak usia sekolah akan membantu membentuk pola pikir dan perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap alam.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa komitmen PEP Bunyu tidak hanya pada ketahanan energi, tetapi juga pada kelestarian lingkungan, terutama di sekitar wilayah operasional,” ujar Riza.
Ia menjelaskan bahwa tantangan pengelolaan sampah dan perubahan iklim membutuhkan solusi yang dimulai dari kesadaran individu. Karena itu, siswa diajak memahami pentingnya memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta memanfaatkan kembali limbah yang masih memiliki nilai guna.
Selain isu sampah, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai fungsi mangrove sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi dan intrusi air laut. Keberadaan mangrove juga berperan penting sebagai habitat berbagai biota serta penyerap karbon alami yang mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan gagasan yang disampaikan siswa mengenai upaya menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.
Sebagai tindak lanjut dari edukasi yang diberikan, peserta kemudian melakukan penanaman pohon di area sekolah. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus investasi jangka panjang untuk menciptakan kawasan yang lebih hijau dan nyaman.
Kepala SMP Negeri 2 Bunyu, Muhammad Nakir, menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara sekolah dan perusahaan dalam mendukung pendidikan lingkungan.
Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena siswa tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.
“Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus berlanjut dalam membentuk generasi yang peduli lingkungan dan berkarakter,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis