Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 12 MEI 2026 • 15:40 WIB

Camat Tarakan Utara Tegur PKL yang Berjualan di Atas Parit, Utamakan Penataan Humanis

Camat Tarakan Utara Tegur PKL yang Berjualan di Atas Parit, Utamakan Penataan HumanisAparat Kecamatan Tarakan Utara saat memberikan peneguran kepada pedagang yang berjualan di atas parit di kawasan Jalan Aki Balak, Juata Kerikil. (hms)

KALTARA  – Pemerintah Kecamatan Tarakan Utara melakukan peneguran terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas parit di Jalan Aki Balak RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Pelaksana Harian (Plh) Camat Tarakan Utara yang juga menjabat Sekretaris Camat, Rusli, S.H., didampingi Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Abdul Wahab, S.E.

Penertiban dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban umum, kebersihan lingkungan, dan kelancaran saluran drainase di kawasan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu pihak Kelurahan Juata Kerikil, mulai dari lurah, kepala seksi, staf pelaksana Seksi Trantibum, hingga Ketua dan anggota Tim Kerja Trantibum Linmas Satpol PP Kecamatan Tarakan Utara.

Rusli mengatakan peneguran dilakukan secara persuasif dengan mengedepankan pendekatan humanis kepada para pedagang.

Menurutnya, keberadaan rombong di atas parit dikhawatirkan mengganggu fungsi drainase dan berpotensi menyebabkan genangan air saat hujan turun.

“Kami lebih mengutamakan pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik kepada para pedagang. Tujuannya bukan semata penertiban, tetapi bagaimana fasilitas umum tetap terjaga dan masyarakat juga memahami pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Rusli.

Ia menambahkan pemerintah kecamatan tetap memberikan kesempatan kepada pedagang untuk membongkar secara mandiri agar proses penataan berjalan dengan tertib dan kondusif.

Dari hasil koordinasi di lapangan, dua pemilik rombong atas nama Ingga dan Moh. Syahril menyatakan bersedia melakukan pembongkaran mandiri dan meminta waktu untuk menyelesaikannya.

Sementara itu, satu pedagang lainnya atas nama Lapola telah lebih dahulu membongkar rombongnya secara mandiri saat peneguran dilakukan.

Rusli berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban umum terus meningkat sehingga penataan wilayah dapat berjalan lebih baik tanpa harus melalui tindakan tegas.

“Harapan kami masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan fungsi fasilitas umum. Jika lingkungan tertata, tentu kenyamanan bersama juga akan tercipta,” pungkasnya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Camat Tarakan Utara Tegur PKL yang Berjualan di Atas Parit, Utamakan Penataan Humanis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!