KALTARA – Harapan masyarakat Kalimantan Utara untuk mendapatkan layanan operasi jantung berkualitas di daerah sendiri semakin nyata. RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan kembali berhasil melaksanakan operasi jantung ke-15 sejak program layanan bedah jantung dibuka pada Februari 2025.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti perkembangan fasilitas dan kemampuan tenaga medis di Kaltara dalam menangani kasus-kasus jantung yang kompleks.
Operasi terbaru dilakukan menggunakan metode off-pump coronary artery bypass (OPCAB), yakni teknik bypass jantung tanpa menghentikan denyut jantung pasien. Prosedur ini dikenal lebih rumit karena membutuhkan presisi tinggi selama operasi berlangsung.
Pelaksanaan tindakan dilakukan melalui program pengampuan bersama tim Himpunan Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia serta RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Sejak layanan berjalan, RSUD dr. H. Jusuf SK telah menangani total 15 operasi jantung. Tiga di antaranya merupakan operasi pada anak dengan kelainan jantung bawaan, sedangkan mayoritas lainnya adalah operasi bypass jantung koroner atau coronary artery bypass graft (CABG).
Tidak hanya itu, beberapa tindakan bypass juga telah berhasil dilakukan menggunakan teknik off-pump yang masih terbatas tersedia di sejumlah daerah.
Operasi ke-15 ditangani langsung oleh dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular, dr. Ivan Joalsen Mangara Tua, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), McPhleb, FIATCVS dan dr. Muhammad Ali Shodiq, MSi.Med., Sp.B, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), FIATCVS.
Tim operasi juga diperkuat dokter spesialis anestesi dan terapi intensif dari RSUP Dr. Kariadi Semarang serta tim dokter jantung RSUD dr. H. Jusuf SK yang terlibat mulai tahap persiapan hingga pemulihan pasien.
Perwakilan Himpunan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Indonesia (HBTKVI), Prof. Dr. Dr. Med. Paul L. Tahalele, Sp.BTKV, menilai keberhasilan operasi tersebut menjadi capaian penting dalam pemerataan layanan kesehatan spesialis di Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kalimantan Utara.
Ia menyebut kemampuan rumah sakit daerah melaksanakan operasi jantung secara rutin merupakan kemajuan besar bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
“Semoga RSUD dr. H. Jusuf SK bisa lebih maju lagi dan membawa manfaat bagi masyarakat di Pulau Tarakan dan Kalimantan Utara,” ujarnya.
Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Rustan Samsudin, M.M., memastikan layanan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) di rumah sakit tersebut dapat diakses masyarakat melalui BPJS Kesehatan sesuai ketentuan rujukan.
Menurutnya, kehadiran layanan ini diharapkan mampu memangkas waktu penanganan pasien sekaligus mengurangi beban biaya masyarakat yang sebelumnya harus menjalani pengobatan ke luar daerah.
“Dengan pendekatan yang cepat, tepat, dan penuh kepedulian, kami hadir untuk membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan