Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 JULI 2026 • 12:59 WIB

Kapolda Kaltara: Kepercayaan Masyarakat Adalah Kehormatan Polri yang Harus Dijaga

Kapolda Kaltara: Kepercayaan Masyarakat Adalah Kehormatan Polri yang Harus DijagaKapolda Kaltara: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Wujudkan Polri Humanis dan Berintegritas (hms)

KALTARA – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abady, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan terbesar yang dimiliki institusi Polri. Karena itu, ia meminta seluruh personel menjauhi sikap arogan dan tidak menyalahgunakan kewenangan dalam menjalankan tugas.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Mapolda Kalimantan Utara, Tanjung Selor, Rabu (1/7/2026).

Baca juga: Polres Tarakan Hadirkan Doa Bersama Lintas Agama, Wujud Syukur dan Komitmen Melayani Masyarakat

Dalam amanatnya, Kapolda mengajak seluruh insan Bhayangkara menjadikan peringatan Hari Bhayangkara sebagai momentum memperkuat integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat sesuai tema tahun ini, "Polri untuk Masyarakat."

"Kewenangan yang kita miliki bukanlah hak istimewa, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat," ujar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abady.

Ia mengingatkan, perilaku menyimpang yang dilakukan satu anggota dapat berdampak besar terhadap citra institusi secara keseluruhan.

"Jangan ada lagi penyalahgunaan wewenang, jangan ada lagi perilaku arogan, dan jangan ada lagi tindakan yang mencederai marwah institusi," tegasnya.

Menurut Kapolda, seragam Polri bukan hanya lambang kewenangan, tetapi juga simbol kepercayaan yang diberikan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap anggota harus mampu menjaga sikap, tutur kata, serta tindakan agar tetap mengedepankan etika, hukum, dan nilai kemanusiaan.

Ia juga menyoroti tantangan Polri yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Kejahatan siber, penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI), perdagangan orang, peredaran narkotika, hingga kejahatan lintas negara membutuhkan personel yang adaptif dan memiliki kompetensi tinggi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kapolda meminta seluruh anggota tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kemampuan.

"Setiap anggota Polri harus menjadi pembelajar seumur hidup, terus meningkatkan kemampuan, berinovasi, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman," katanya.

Sebagai daerah perbatasan, Kalimantan Utara memiliki posisi strategis yang sekaligus menghadirkan tantangan besar dalam menjaga keamanan negara. Ancaman penyelundupan, narkotika, perdagangan orang, hingga berbagai bentuk kejahatan transnasional menjadi perhatian yang harus diantisipasi secara maksimal.

Kapolda menekankan bahwa seluruh jajaran Polda Kaltara harus mampu bekerja secara profesional, responsif, dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga keamanan wilayah.

Di akhir amanatnya, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abady menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Utara. Ia berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin memperkuat komitmen Polri untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kapolda Kaltara: Kepercayaan Masyarakat Adalah Kehormatan Polri yang Harus Dijaga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!