Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 28 JUNI 2026 • 22:52 WIB

Kerja Keras Berbuah Manis, Kontingen Kaltara Pulang dari Pesparawi Nasional XIV dengan 3 Emas dan 4 Perak

Kerja Keras Berbuah Manis, Kontingen Kaltara Pulang dari Pesparawi Nasional XIV dengan 3 Emas dan 4 PerakGrup Musik Pop Gerejawi Malinau Raih Medali Emas di Pesparawi Nasional XIV (ist)

KALTARA  – Perjuangan panjang kontingen Kalimantan Utara (Kaltara) akhirnya berbuah manis. Setelah menjalani persiapan berbulan-bulan, para duta seni musik gerejawi dari Bumi Benuanta sukses mengharumkan nama daerah pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, dengan membawa pulang tiga medali emas dan empat medali perak.

Hasil tersebut sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan sebelum keberangkatan kontingen menuju ajang nasional yang berlangsung pada 18–28 Juni 2026.

Baca juga: Pemkab Malinau Dukung Program PLN, Akses Listrik Diyakini Percepat Kesejahteraan Warga Desa

Prestasi emas Kaltara diraih melalui kategori Paduan Suara Anak (PSA) yang diwakili Kabupaten Nunukan, Musik Pop Gerejawi (MPG) dari Kabupaten Malinau, serta Solo Remaja Pemuda Putra (SRPA) yang dipersembahkan Abraham, wakil Kabupaten Malinau.

Sementara empat medali perak diraih melalui kategori Vocal Group (VG) dari Kota Tarakan, Solo Remaja Pemuda Putri (SRPI) dari Kabupaten Malinau, Solo Anak Usia 11–15 Tahun (SAU 11–15) dari Kabupaten Bulungan, serta Solo Anak Usia 7–10 Tahun (SAU 7–10) yang juga berasal dari Kabupaten Bulungan.

Baca juga: Amal Beach Waterpark, Pilihan Rekreasi Keluarga dengan Sensasi Bermain Air

Ketua Rombongan sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalimantan Utara, Norhayati Andris, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari kebersamaan seluruh kontingen yang bekerja keras sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan lomba.

"Kami bersyukur kepada Tuhan karena target tiga medali emas dapat tercapai. Bahkan kami juga berhasil membawa pulang empat medali perak. Ini merupakan hasil kerja keras para peserta, pelatih, ofisial, pendamping, dan seluruh tim yang telah memberikan kemampuan terbaiknya," ujar Norhayati.

Ia mengaku tidak menyangka kontingen Kalimantan Utara mampu mencatatkan hasil sebaik itu mengingat persaingan pada Pesparawi Nasional diikuti oleh kontingen terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Penundaan pelaksanaan Pesparawi Nasional dari tahun 2025 ke tahun 2026 justru dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas latihan.

"Waktu tambahan itu menjadi keuntungan bagi kami. Peserta memiliki kesempatan lebih banyak untuk berlatih, memperbaiki teknik, membangun kekompakan, dan mematangkan penampilan hingga akhirnya mampu memberikan hasil terbaik," katanya.

Norhayati juga memberikan apresiasi kepada seluruh kabupaten dan kota yang telah menjadi penyumbang prestasi bagi Kalimantan Utara. Menurutnya, keberhasilan Nunukan, Malinau, Tarakan, dan Bulungan menunjukkan bahwa potensi seni musik gerejawi tumbuh merata di berbagai daerah.

Sebelumnya, sebanyak 102 orang yang terdiri atas peserta, pelatih, ofisial, pendamping, serta pengurus LPPD Kalimantan Utara diberangkatkan menuju Manokwari setelah dilepas secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Utara.

Raihan tiga medali emas dan empat medali perak menjadi penutup manis perjuangan kontingen Kaltara di Pesparawi Nasional XIV. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan sehingga Kalimantan Utara mampu meraih hasil yang lebih tinggi pada penyelenggaraan Pesparawi Nasional mendatang. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kerja Keras Berbuah Manis, Kontingen Kaltara Pulang dari Pesparawi Nasional XIV dengan 3 Emas dan 4 Perak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!