Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 16 MARET 2026 • 21:16 WIB

Ramadan Dongkrak Penyaluran Bapok Bulog di Tarakan Aktivitas Bazar Murah dan Tradisi Berbagi Picu Kenaikan Distribusi

Ramadan Dongkrak Penyaluran Bapok Bulog di Tarakan Aktivitas Bazar Murah dan Tradisi Berbagi Picu Kenaikan DistribusiBazar Ramadan di Kota Tarakan (ist)

KALTARA  — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, aktivitas distribusi bahan pokok dari gudang Perum Bulog Cabang Tarakan mengalami peningkatan. Sejak awal tahun 2026 hingga pertengahan Maret, penyaluran beras, gula, dan minyak goreng ke  toko ritel baik di pasar maupun di luar pasar tercatat stabil dengan tren meningkat memasuki bulan Ramadan.

Kepala Cabang Bulog Tarakan, Zamakhsyari Afsolin, mengatakan bahwa aktivitas distribusi pangan sejak awal tahun tetap berjalan lancar. Namun menjelang Lebaran, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat karena berbagai kegiatan sosial dan bazar murah yang digelar di banyak tempat.

“Penyaluran bahan pokok dari Bulog sejak awal tahun cukup stabil. Tetapi memasuki Ramadan memang ada peningkatan permintaan karena banyak bazar murah dan kegiatan berbagi di masyarakat,” ujarnya, Senin (16/03/2026).

Data Bulog menunjukkan, pada Januari 2026 penyaluran beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 193 ton. Selain itu, beras premium yang disalurkan sebanyak 12 ton, gula sekitar 4,8 ton, dan minyak goreng mencapai 52 ribu liter.

Pada Februari 2026, distribusi beras SPHP tercatat 188 ton, sementara beras premium meningkat menjadi 17 ton. Penyaluran gula mencapai 2,3 ton dan minyak goreng melonjak hingga 108 ribu liter.

Sementara pada Maret 2026 hingga pertengahan bulan, penyaluran beras SPHP telah mencapai 92 ton, disertai distribusi 12 ton beras premium. Pada periode yang sama, gula yang disalurkan mencapai 2 ton dan minyak goreng sekitar 51 ribu liter.

Jika tren penyaluran tersebut terus berlanjut hingga akhir bulan, Bulog memperkirakan peningkatan distribusi selama Ramadan dapat mencapai sekitar 50 persen dibandingkan Januari.

Menurut Zamakhsyari, meningkatnya penyaluran bahan pokok bukan hanya dipicu oleh kebutuhan pasar, tetapi juga oleh banyaknya kegiatan sosial yang melibatkan pembagian bahan pokok kepada masyarakat.

“Selama Ramadan banyak instansi, perusahaan maupun individu yang menggelar kegiatan berbagi bahan pokok. Itu juga berdampak pada meningkatnya permintaan dari distributor maupun agen,” jelasnya.

Selain melayani wilayah Tarakan, Bulog Cabang Tarakan juga membawahi distribusi bahan pokok ke wilayah Nunukan. Namun penyaluran ke daerah tersebut masih relatif kecil karena tingginya biaya distribusi.

Pada Januari 2026, penyaluran beras SPHP ke Nunukan tercatat sekitar 6 ton. Februari tidak ada distribusi, sementara hingga pertengahan Maret penyaluran kembali dilakukan dengan total 9 ton beras SPHP serta sekitar 6 ribu liter minyak goreng.

“Distribusi ke Nunukan masih terbatas karena kendala biaya pengiriman,” kata Zamakhsyari.

Di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran, Bulog memastikan stok bahan pokok yang tersedia saat ini masih dalam kondisi aman. Cadangan beras di gudang Bulog Tarakan mencapai sekitar 1.400 ton, sementara minyak goreng sekitar 55 ribu liter dan gula sekitar 2 ton.

Bulog juga memastikan akan ada tambahan pasokan gula sekitar 25 ton setelah Lebaran untuk menjaga stabilitas ketersediaan di pasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ramadan Dongkrak Penyaluran Bapok Bulog di Tarakan Aktivitas Bazar Murah dan Tradisi Berbagi Picu Kenaikan Distribusi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!