Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 21:40 WIB

Mahasiswa Desak Keterbukaan Lowongan Kerja, DPRD Kaltara Tegaskan Kawal Tenaga Lokal

Mahasiswa Desak Keterbukaan Lowongan Kerja, DPRD Kaltara Tegaskan Kawal Tenaga LokalAspirasi terkait keterbukaan rekrutmen tenaga kerja mencuat dalam dialog mahasiswa dan pemuda masjid yang digelar di Café Celebess, Senin (16/02/2026). (ml)

KALTARA  – Aspirasi terkait keterbukaan rekrutmen tenaga kerja mencuat dalam dialog mahasiswa dan pemuda masjid yang digelar di Café Celebess, Senin (16/02/2026). Forum tersebut menjadi ruang penyampaian keresahan generasi muda atas akses kerja yang dinilai belum merata dan transparan di Kalimantan Utara.


Mahasiswa dan pemuda masjid yang hadir, termasuk yang tidak berstatus mahasiswa, menilai informasi lowongan kerja kerap tidak tersosialisasi secara luas. Mereka berharap ada sistem yang lebih terbuka sehingga setiap pencari kerja memiliki kesempatan yang sama.


Anggota DPRD Kalimantan Utara sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, menyatakan bahwa persoalan ketenagakerjaan menjadi perhatian serius lembaga legislatif. Komisi IV, kata dia, memiliki tanggung jawab dalam mengawasi implementasi kebijakan di sektor tersebut.


“Prioritas tenaga kerja lokal sudah diatur dalam regulasi. Yang menjadi tantangan adalah memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang,” ujar Syamsuddin.


Ia menegaskan bahwa transparansi merupakan prinsip utama dalam proses rekrutmen. Setiap perusahaan, menurutnya, harus membuka informasi lowongan secara luas agar tidak menimbulkan kesan eksklusif atau tertutup.
“Informasi harus diumumkan secara terbuka. Jangan sampai hanya diketahui oleh kelompok tertentu. Kesempatan kerja adalah hak seluruh masyarakat,” tegasnya.


Selain itu, peserta dialog juga meminta DPRD memperketat pengawasan terhadap perusahaan yang beroperasi di daerah agar benar-benar mengutamakan putra-putri daerah sesuai ketentuan yang berlaku.


Syamsuddin mengakui bahwa memperluas lapangan pekerjaan membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, kebijakan yang berpihak pada tenaga kerja lokal dinilai semakin penting.


Ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam dialog tersebut akan menjadi bahan pembahasan di tingkat komisi. “Kami akan membawa ini dalam forum resmi untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada,” katanya.


Dialog itu diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun sistem ketenagakerjaan yang transparan, berkeadilan, serta memberikan peluang nyata bagi generasi muda Kalimantan Utara.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa Desak Keterbukaan Lowongan Kerja, DPRD Kaltara Tegaskan Kawal Tenaga Lokal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!