KALTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama Tim Satgas Pangan melakukan pemantauan stok dan mutu bahan pangan di sejumlah lokasi di Tanjung Selor, Kamis (5/2), sebagai langkah antisipasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Bustan, mengatakan pemantauan ini merupakan tindak lanjut arahan Rapat Koordinasi Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang digelar secara daring pada Rabu (4/2).
Dalam kegiatan tersebut, tim memeriksa berbagai komoditas bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, hingga bawang-bawangan. Hasilnya, ketersediaan bahan pangan di Kaltara masih dalam kondisi aman dengan harga yang terkendali.
Namun demikian, Bustan mengungkapkan adanya temuan terkait perizinan edar beras yang dijual di pasaran. Beberapa produk diketahui belum memiliki izin edar atau belum memperpanjang izin yang telah habis masa berlakunya.
“Kami sudah menyampaikan kepada pemilik ritel modern dan distributor agar segera mengurus dan memperpanjang izin edar beras yang ditemukan belum lengkap,” tegasnya.
Pemprov Kaltara berharap langkah pengawasan ini dapat memastikan keamanan, mutu, dan kelayakan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga dan pasokan di pasaran.
Dengan kondisi stok yang masih mencukupi dan harga relatif stabil, Pemprov Kaltara mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan