Selasa, 30 JUNI 2026 • 17:13 WIB

Gubernur Kaltara Jajaki Kerja Sama dengan Nikoil Group, Dorong Investasi Infrastruktur dan Hilirisasi

Author

Pemprov Kaltara menjajaki investasi dengan Nikoil Group untuk pembangunan kereta api dan hilirisasi guna memperkuat ekonomi daerah. (dkisp)

KALTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus membuka peluang investasi untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui penjajakan kerja sama dengan Nikoil Group dalam pengembangan infrastruktur serta hilirisasi industri.

Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat bertemu Presiden Direktur Nikoil Group, Mehrdad H. Mirarab, di Kantor Pusat Nikoil Indonesia, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Pertemuan itu membahas sejumlah peluang investasi yang dinilai mampu mendorong percepatan pembangunan di Kalimantan Utara, termasuk rencana pembangunan jalur kereta api sebagai infrastruktur strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Gubernur Zainal mengatakan pembangunan jaringan kereta api akan memberikan dampak besar terhadap efisiensi distribusi barang dan mobilitas logistik, sehingga mampu menekan biaya transportasi sekaligus membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Kami ingin memastikan setiap investasi yang masuk ke Kalimantan Utara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pembangunan jalur kereta api diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru yang meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan daerah," ujarnya.

Selain infrastruktur transportasi, pembahasan juga difokuskan pada peluang pengembangan hilirisasi industri yang sejalan dengan bidang usaha Nikoil Group di sektor teknologi industri dan energi hijau.

Menurut Gubernur, program hilirisasi menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Kalimantan Utara. Dengan pengolahan di dalam daerah, hasil sumber daya alam tidak lagi hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi dapat menghasilkan produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Langkah tersebut juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi lanjutan, serta meningkatkan daya saing ekonomi Kalimantan Utara di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Presiden Direktur Nikoil Group, Mehrdad H. Mirarab, menyampaikan apresiasi atas peluang kerja sama yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Ia menyatakan pihaknya akan melakukan kajian lebih lanjut sebagai dasar penyusunan rencana investasi di Bumi Benuanta.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berharap penjajakan ini menjadi awal dari kerja sama jangka panjang yang mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat sektor industri, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU