Selasa, 30 JUNI 2026 • 16:57 WIB

Kapolda Kaltara Ajak Perkuat Kerukunan Lewat Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Author

Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy bersama tokoh lintas agama mengikuti doa bersama menjelang Hari Bhayangkara ke-80 di Tanjung Selor. (hms)

KALTARA  – Menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kalimantan Utara menggelar doa bersama lintas agama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar memohon kelancaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kegiatan berlangsung khidmat di Tanjung Selor, Selasa (30/6/2026).

Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menegaskan bahwa doa bersama memiliki makna mendalam karena menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian Polri kepada masyarakat harus dilandasi nilai-nilai spiritual.

Menurutnya, tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks menuntut tidak hanya kesiapan sumber daya manusia dan profesionalisme, tetapi juga kekuatan moral serta spiritual dalam menjalankan amanah.

"Doa menjadi kekuatan bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa, kami berharap seluruh personel mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan," kata Kapolda.

Dalam sambutannya, Kapolda juga menyampaikan penghargaan kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Utara beserta seluruh tokoh agama yang selama ini berperan menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat.

Ia menilai keberagaman yang dimiliki Kalimantan Utara merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui semangat saling menghormati, toleransi, dan persaudaraan.

Mengangkat tema "Polri untuk Masyarakat", peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polda Kalimantan Utara untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Kapolda mengakui keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dicapai tanpa dukungan masyarakat serta para tokoh agama yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan doa bersama sebagai momentum mempererat persatuan serta menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu kerukunan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Kalimantan Utara, Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Utara beserta jajaran, Irwasda, para Pejabat Utama Polda Kaltara, personel kepolisian, serta tokoh-tokoh lintas agama.

Melalui kegiatan ini, Polda Kalimantan Utara berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan keamanan, kedamaian, serta persatuan di Bumi Benuanta. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU