Selasa, 30 JUNI 2026 • 19:55 WIB

Rumah Kayu di Sebuku Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta

Author

Petugas damkar bersama personel gabungan memadamkan kebakaran rumah warga di Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan. (hms)

KALTARA  – Satu unit rumah milik Herman Lani (55) di Jalan Teratai Blok J, Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 19.50 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah petugas pemadam kebakaran bersama personel gabungan berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, terdiri atas satu unit mobil Damkar Sebuku dan tiga unit mobil pemadam milik Yon TP 881 Baratama Dharma. Selain itu, dua unit mobil tangki air milik warga turut membantu proses pemadaman.

Baca juga: Harganas ke-33, Wawali Tarakan Tekankan Kehadiran Ayah dalam Membentuk Ketahanan Keluarga

Komandan Pleton Damkar Sektor Sebuku, Salman Hasan, mengatakan rumah yang terbakar merupakan bangunan berbahan kayu berukuran sekitar 6 x 10 meter sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian bangunan.

"Berdasarkan keterangan korban, saat itu Herman Lani sedang mengayun cucunya. Tiba-tiba ia merasakan hawa panas dari arah belakang. Ketika menoleh, api sudah terlihat membesar," ujar Salman.

Korban kemudian segera menyuruh cucunya keluar rumah. Sebelum menyelamatkan diri, cucunya sempat menuju dapur untuk memberi tahu sang nenek bahwa rumah terbakar. Keduanya kemudian berhasil keluar dari rumah dengan selamat.

Sementara itu, seorang warga bernama Sabri (42) mengaku sempat mendengar suara menyerupai ledakan sebelum melihat kobaran api muncul dari bagian dalam rumah.

"Api terlihat dari bagian depan rumah dan dalam waktu singkat langsung membesar karena bangunan didominasi material kayu," katanya.

Selain menghanguskan bangunan, kebakaran juga memusnahkan berbagai dokumen penting milik korban, seperti sertifikat rumah dan tanah, ijazah sekolah, serta sejumlah uang tunai yang berada di dalam rumah.

Meski seluruh bangunan tidak dapat diselamatkan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU