Sabtu, 13 JUNI 2026 • 09:46 WIB

Duka di Tulin Onsoi, Gereja Santo Yosep Ludes Terbakar Saat Warga Terlelap

Author

Petugas Damkar, TNI, Polri dan warga berupaya memadamkan kebakaran yang menghanguskan Gereja Katolik Santo Yosep di Desa Sekikilan, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan. (pmk)

KALTARA  – Musibah kebakaran menghanguskan Gereja Katolik Paroki Santo Yosep Sebuku–Tulin Onsoi yang berlokasi di Jalan Pembangunan I RT 01, Desa Sekikilan, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Jumat (12/6/2026) dini hari.

Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu membuat bangunan gereja berukuran sekitar 30 x 14 meter nyaris habis terbakar. Kobaran api dengan cepat melalap bagian atas bangunan hingga hanya menyisakan dinding.

Wakil Komandan Pleton Damkar Tulin Onsoi, Ardianus Artemes, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.00 Wita dari seorang warga bernama Gabriel Gaspar.

Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran segera bergerak menuju lokasi. Namun saat tiba, api sudah membesar dan menguasai sebagian besar bangunan gereja.

Menurut Ardianus, sumber api diduga berasal dari dapur pastoral yang berada tidak jauh dari bangunan utama gereja.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang terjadi di dapur pastoral," kata Ardianus.

Material bangunan dapur yang didominasi kayu membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke bagian atap gereja. Dalam waktu singkat, kobaran api menghanguskan hampir seluruh bangunan.

Upaya pemadaman melibatkan satu unit mobil Damkar Tulin Onsoi, dua armada pemadam milik TNI dari Batalyon TP 881/BD, aparat kepolisian, serta masyarakat sekitar.

Warga bersama petugas bahu-membahu memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Semua unsur bekerja sama melakukan pemadaman. Setelah lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan," ujarnya.

Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan selama kurang lebih dua jam untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Meski bangunan gereja tidak dapat diselamatkan, rumah pastoral yang berada di dekat lokasi berhasil diamankan dari kobaran api.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, jumlah kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Musibah ini menjadi duka bagi umat Katolik di Tulin Onsoi yang selama ini menjadikan Gereja Santo Yosep sebagai pusat kegiatan ibadah dan pembinaan umat.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan rumah ibadah tersebut.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU