Rabu, 10 JUNI 2026 • 08:43 WIB

Kios Pulsa di Nunukan Barat Terbakar, Diduga Berawal dari Arus Pendek Listrik

Author

Respons Cepat Damkar Padamkan Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk (hms)

KALTARA  – Kebakaran menghanguskan sebuah kios pulsa di Jalan Tanjung RT 02, Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Rabu (10/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari bagian depan bangunan.

Asap hitam pekat yang membumbung tinggi sempat menggegerkan warga sekitar. Dalam waktu singkat, kobaran api melalap kios pulsa berukuran sekitar 3x5 meter persegi yang disewa oleh Erni (32).

Selain menghanguskan kios pulsa, kebakaran juga berdampak pada toko pakaian di samping bangunan yang disewa oleh Glory. Sementara dua rumah yang berada di bagian belakang lokasi, milik Suharsini (50) dan Usman Affan (54), turut terdampak akibat panas yang ditimbulkan api.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran. Tidak lama kemudian, sejumlah armada pemadam tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 06.15 Wita.

"Lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang cukup padat sehingga petugas harus bergerak cepat agar api tidak menjalar ke bangunan lain," ujarnya.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang terus membesar akibat material bangunan yang mudah terbakar.

Berkat kesigapan petugas, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 15 menit sejak proses pemadaman dilakukan.

"Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan hampir satu jam untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa," kata Wahyudi.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, satu unit kios pulsa dilaporkan mengalami kerusakan berat, sementara sejumlah bangunan di sekitarnya terdampak.

Hingga saat ini, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan.

Wahyudi mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya kebakaran.

"Kami mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat 112 atau nomor 0812-1765-6565 apabila terjadi kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," tutupnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU