Jumat, 15 MEI 2026 • 14:50 WIB

Rismanto Minta Mahasiswa Kaltara di Perantauan Menjaga Komunikasi

Author

Rismanto Tekankan Pentingnya Kepedulian terhadap Mahasiswa Perantauan

NUNUKAN – Kasus dugaan penyekapan dan kekerasan seksual yang menimpa seorang mahasiswi asal Kabupaten Nunukan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turut menjadi perhatian Anggota DPRD Kalimantan Utara, Rismanto.

Politisi dari daerah pemilihan Nunukan itu menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami korban dan berharap penanganan kasus tersebut dapat berjalan cepat hingga pelaku berhasil ditangkap.

Menurut Rismanto, perhatian pemerintah terhadap korban patut diapresiasi, khususnya langkah cepat Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum., yang langsung menemui korban untuk memberikan dukungan moral.

“Saya sangat mengapresiasi Pak Gubernur yang bergerak cepat mendatangi korban dan memberikan perhatian secara langsung,” ujar Rismanto, Jumat (15/5/2026).

Ia juga menyebut gubernur telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Sulawesi Selatan agar proses penanganan kasus dapat segera dituntaskan.

“Pak Gubernur juga langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian di sana agar kasus ini segera diusut,” katanya.

Rismanto menilai, korban saat ini membutuhkan dukungan penuh agar dapat pulih dari trauma yang dialaminya. Karena itu, ia berharap pendampingan psikologis dan perhatian dari berbagai pihak terus diberikan.

Selain itu, ia mengingatkan mahasiswa asal Kalimantan Utara yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah agar tetap menjaga komunikasi dan memperkuat solidaritas antar sesama mahasiswa perantauan.

Ia meminta mahasiswa memanfaatkan organisasi daerah seperti Himpunan Mahasiswa Nunukan maupun Himpunan Mahasiswa Kalimantan Utara sebagai ruang kebersamaan dan saling menjaga.

“Mahasiswa kita di perantauan harus tetap kompak dan saling peduli satu sama lain,” ujarnya.

Menurut Rismanto, kebersamaan antar mahasiswa daerah menjadi hal penting agar para mahasiswa merasa lebih aman dan nyaman selama menjalani pendidikan jauh dari keluarga.

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama sekaligus pengingat pentingnya kepedulian sosial antar mahasiswa di tanah rantau.

“Kita semua tentu berharap korban bisa segera pulih dan kembali menjalani kuliahnya dengan baik,” tutupnya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU