Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 15 MEI 2026 • 10:39 WIB

Zainal Paliwang Prihatin Kasus Mahasiswi Nunukan di Makassar, Minta Pelaku Diburu Hingga Tertangkap

Zainal Paliwang Prihatin Kasus Mahasiswi Nunukan di Makassar, Minta Pelaku Diburu Hingga TertangkapZainal Paliwang Ajak Masyarakat Bantu Ungkap Pelaku (ist)

KALTARA – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum., menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus dugaan penyekapan dan kekerasan seksual yang dialami seorang mahasiswi asal Kabupaten Nunukan berinisial MA (21) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.


Kasus yang kini menjadi perhatian publik itu dinilai sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan serius, baik dari sisi penegakan hukum maupun pemulihan kondisi mental korban.


Dalam keterangannya, Gubernur Zainal meminta seluruh pihak, termasuk media massa, agar tidak terlalu mengekspos identitas dan kondisi korban demi menjaga psikologis korban yang masih mengalami trauma.


“Saya berharap teman-teman media tidak terlalu menyoroti korban. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama membantu aparat untuk menemukan dan menangkap pelakunya,” kata Zainal, kamis (14/05/2026).


Menurutnya, korban saat ini membutuhkan perlindungan dan pendampingan psikologis agar dapat pulih dari trauma akibat kejadian yang dialaminya.


“Korban pasti mengalami tekanan mental yang berat. Karena itu harus ada pendampingan psikologis supaya korban bisa mendapatkan pemulihan,” ujarnya.


Gubernur juga meminta Kapolda Sulawesi Selatan beserta jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut hingga pelaku berhasil diamankan.


“Kami berharap kasus ini bisa segera terungkap dan pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.


Dari informasi yang dihimpun, diketahui, korban merupakan mahasiswi asal Nunukan yang sedang menempuh pendidikan di Sulawesi Selatan. Berdasarkan informasi yang beredar, korban awalnya menerima tawaran pekerjaan melalui media sosial Facebook dari seorang pria berinisial FR (30).


Namun korban justru diduga dibawa ke sebuah rumah kontrakan di kawasan Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Selama tiga hari korban diduga mengalami penyekapan dan kekerasan seksual.


Korban akhirnya berhasil melarikan diri dalam kondisi kedua tangan terikat sebelum ditemukan warga sekitar yang kemudian memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.


Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif, membenarkan pihaknya sedang menangani kasus tersebut dan saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri.


Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat dan menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan melalui media sosial yang belum jelas sumber dan kebenarannya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Zainal Paliwang Prihatin Kasus Mahasiswi Nunukan di Makassar, Minta Pelaku Diburu Hingga Tertangkap

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!