Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 27 JUNI 2026 • 08:48 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Selisun, Enam Rumah dan Tempat Usaha Rusak

Cuaca Ekstrem Terjang Selisun, Enam Rumah dan Tempat Usaha RusakCuaca Ekstrem Rusak Rumah dan Tempat Usaha Warga di Nunukan Selatan (bpbd)

KALTARA  – Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Kamis (25/6) sekitar pukul 11.43 Wita. Bencana tersebut menyebabkan sedikitnya enam rumah dan tempat usaha mengalami kerusakan berat pada bagian atap.

Sesaat setelah menerima laporan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Fokus utama petugas adalah membersihkan puing-puing bangunan, memastikan kondisi lingkungan aman, serta mendata dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Dalam proses penanganan, BPBD juga berkoordinasi dengan Polsek KP3 Kawasan Pelabuhan dan para pemilik bangunan terdampak. Salah satu restoran yang mengalami kerusakan bahkan diminta menghentikan operasional sementara hingga proses pembersihan dan pemeriksaan lokasi selesai dilakukan.

Baca juga: RJP Cup I Berakhir Sukses, Yonif Khusus 614/Raja Pandita Perkuat Pembinaan Olahraga dan Persatuan Pemuda Kaltara

Data BPBD mencatat bangunan yang terdampak terdiri dari Restoran Nalabasta milik Winardi, gudang rumput laut milik Falah, warung milik La Fandi, rumah sekaligus tempat usaha milik Puang Amin, kios telepon seluler milik Baharuddin, serta rumah milik Lambele.

Selain merusak bangunan, angin kencang juga mengakibatkan rumput laut yang tersimpan di gudang milik Falah mengalami kerusakan karena terendam air hujan setelah atap bangunan terbuka.

Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pihaknya memberikan perhatian khusus kepada salah seorang warga terdampak yang kondisinya masih dalam masa pemulihan kesehatan.

"Salah satu korban atas nama Bapak Lambele baru pulang dari rumah sakit sehingga membutuhkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar. Kondisi ini menjadi perhatian kami dalam penanganan pascabencana," katanya, Jumat (27/6).

Menurut Hasanuddin, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Nunukan. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang tinggal di kawasan pesisir maupun daerah yang rawan terdampak angin kencang.

Ia mengimbau warga untuk memastikan kondisi bangunan tempat tinggal tetap kokoh dan segera melaporkan setiap kejadian bencana kepada BPBD atau aparat setempat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

"Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat 112 maupun Call Center BPBD Kabupaten Nunukan di nomor 0811-5379-995. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula petugas dapat melakukan penanganan di lapangan," ujarnya.

BPBD Kabupaten Nunukan memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem serta mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti informasi prakiraan cuaca sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Cuaca Ekstrem Terjang Selisun, Enam Rumah dan Tempat Usaha Rusak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!