Senin, 20 JULI 2026 • 16:27 WIB

66 Calon Bintara SPKT Mulai Pendidikan di SPN Polda Kaltara, Siap Perkuat Layanan Kepolisian

Author

Sebanyak 66 calon Bintara Polri mengikuti upacara pembukaan Pendidikan SPKT Tahun Anggaran 2026 di SPN Polda Kaltara, Kabupaten Malinau. (hms)

KALTARA  – Sebanyak 66 calon siswa resmi memulai Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Utara (Kaltara), Kabupaten Malinau. Pendidikan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol. Yusuf, S.I.K., M.Hum., melalui upacara yang berlangsung khidmat.

Kegiatan pembukaan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malinau, Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara, serta para tamu undangan.

Baca juga: Dari Euforia Gol hingga Bawa Pulang Kulkas, Nobar Final Piala Dunia di Malinau Jadi Pesta Rakyat

Dalam sambutannya, Wakapolda menyampaikan bahwa para peserta didik akan menjalani proses pembentukan yang bertujuan melahirkan personel Polri yang memiliki kemampuan profesional, khususnya dalam memberikan pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan personel SPKT yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Karena itu, pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter, etika, serta integritas setiap calon anggota.

"Setiap peserta didik harus memiliki kemampuan yang memadai untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat. Itu menjadi salah satu tujuan utama pendidikan ini," ujar Brigjen Pol. Yusuf.

Pendidikan Pembentukan Bintara SPKT TA 2026 mengangkat tema "Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif."

Tema tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus mampu mendukung agenda pembangunan nasional.

Dalam arahannya, Wakapolda juga mengingatkan seluruh peserta didik agar memanfaatkan masa pendidikan untuk meningkatkan kualitas diri, menjaga kesehatan fisik dan mental, memperkuat keimanan, serta membangun semangat belajar yang tinggi.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh kedisiplinan, kerja keras, dan kemauan setiap peserta untuk terus berkembang selama berada di lingkungan SPN.

Selain kepada siswa, arahan juga diberikan kepada tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh agar menjalankan tugas pembinaan secara profesional dengan mengedepankan keteladanan.

Menurutnya, lingkungan pendidikan yang disiplin, sehat, dan saling mendukung akan menjadi fondasi dalam mencetak personel Polri yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan tugas di lapangan.

Melalui pendidikan ini, Polda Kaltara berharap lahir Bintara Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga mampu memberikan pelayanan publik secara profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU