I-WECAMP IM Resmi Diluncurkan Lewat Fun Run Bersama Masyarakat (ist)
KALTARA – Pesantren Insan Mandiri resmi memperkenalkan program Islamic Weekend Camp (I-WECAMP) IM kepada masyarakat melalui penyelenggaraan I-WECAMP Fun Run IM 2026 di BTN Intraca, Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Minggu (19/7). Kegiatan yang menggabungkan olahraga, edukasi, dan syiar Islam itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kelurahan Juata Permai.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan memadati kawasan Masjid Darul Hikmah yang menjadi titik start dan finis. Tidak hanya santri dan wali santri, masyarakat umum juga antusias mengikuti jalan santai dan lari santai yang diselenggarakan secara gratis tersebut.
Hadir dalam kegiatan Lurah Juata Permai Wisnu Kusuma Wicaksana, S.STP.
Dalam sambutannya, Wisnu mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam mampu menghadirkan pendekatan dakwah yang lebih kreatif dan dekat dengan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kelurahan Juata Permai, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pesantren Insan Mandiri, panitia pelaksana, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.
Menurut Wisnu, menjaga kesehatan merupakan bagian dari ajaran Islam. Karena itu, kegiatan olahraga yang dikolaborasikan dengan pendidikan keagamaan dinilai menjadi langkah positif dalam membangun masyarakat yang sehat, religius, dan memiliki kepedulian sosial.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan ruang interaksi yang positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan dengan lingkungan sekitar.
Selain Fun Run, kegiatan tersebut juga menjadi momentum peluncuran Islamic Weekend Camp (I-WECAMP) IM, sebagai transformasi dari program Pesantren Sabtu Ahad (PESAD IM) yang telah berjalan selama lebih dari lima tahun.
Menurut pengelola Pesantren Insan Mandiri, perubahan tersebut bukan hanya pergantian nama, tetapi penyempurnaan konsep pendidikan agar lebih menarik bagi anak-anak dan remaja. Santri tetap mendapatkan pembelajaran Al-Qur'an, pendidikan agama, dan pembinaan akhlak, namun dipadukan dengan aktivitas luar ruang, kepemimpinan, dan pengembangan karakter.
Program I-WECAMP IM menghadirkan berbagai kegiatan seperti Prayer Moment, Faith Recharge, Qur'an Memory Challenge, Dinner Together, Santri Heart Talk, Santri Go International Sharing, Tahajud Night Experience, Morning Inspiration Talk, Hiking Gunung Slipi, Camping, hingga kegiatan olahraga sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Wisnu menyampaikan dukungannya terhadap inovasi tersebut. Menurutnya, pembinaan generasi muda membutuhkan metode yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
"Transformasi ini menunjukkan komitmen Pesantren Insan Mandiri dalam membina generasi yang cinta Al-Qur'an, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan menghadapi tantangan masa depan. Kami berharap I-WECAMP menjadi wadah lahirnya generasi yang beriman, berilmu, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab," katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan