KALTARA – Edukasi keselamatan berlalu lintas terus digencarkan Satlantas Polres Tarakan melalui program Police Goes To School (PGTS). Kali ini, kegiatan menyasar siswa-siswi SMA Hang Tuah Kota Tarakan dengan menghadirkan langsung personel kepolisian dalam pelaksanaan upacara sekolah.
Kasat Lantas Polres Tarakan Iptu Ardi Wisnu Pradana, S.Tr.K., S.I.K., M.H yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pelajar. Ia mengingatkan siswa yang belum cukup umur agar tidak membawa kendaraan bermotor ke sekolah demi menghindari risiko kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Karena itu, edukasi sejak dini dinilai penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.
“Pelajar harus menjadi contoh disiplin, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di jalan raya,” kata Iptu Ardi Wisnu Pradana dalam amanatnya.
Selain mengingatkan soal keselamatan berkendara, Satlantas Polres Tarakan juga memberikan pembinaan mengenai bahaya bullying yang dapat berdampak buruk terhadap mental dan kenyamanan siswa di sekolah. Para pelajar diajak menjaga sikap saling menghargai dan mempererat kebersamaan.
Tak kalah penting, personel kepolisian turut memberikan edukasi tentang ancaman penyalahgunaan narkoba. Para siswa diminta menjauhi pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan dan prestasi mereka.
Kegiatan PGTS tersebut turut dihadiri Kanit Kamsel Iptu Priyati Ningsih Nasir, S.H bersama personel Satlantas lainnya yakni Briptu Oldhi Cetrin, Bripda Edwin dan Bripda Addien. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusias dari para siswa maupun dewan guru SMA Hang Tuah Kota Tarakan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan