Senin, 13 APRIL 2026 • 21:40 WIB

DPRD Kaltara Tekankan Sinergi Aparat Hadapi Isu Keamanan

Author

Komisi I DPRD Kaltara saat memimpin RDP bersama aparat membahas penanganan isu keamanan di Tanjung Selor." data-author="hms" data-credit="null" data-source="null">Ketua Komisi I DPRD Kaltara saat memimpin RDP bersama aparat membahas penanganan isu keamanan di Tanjung Selor. (hms)
KALTARA  – DPRD Provinsi Kalimantan Utara melalui Komisi I menekankan pentingnya sinergi antar aparat dalam menghadapi berbagai isu keamanan yang berkembang di tengah masyarakat.


Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar bersama unsur kepolisian, TNI, dan instansi terkait di ruang rapat pimpinan DPRD Kaltara, Senin (13/04/2026).


Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Alimuddin, ST, mengatakan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat harus menjadi perhatian serius, terutama dengan maraknya informasi terkait tindak kriminal yang beredar luas.


“Koordinasi harus diperkuat. Jangan sampai masyarakat merasa tidak aman karena kurangnya respons terhadap situasi yang berkembang,” ujarnya.


Dalam rapat tersebut, DPRD membahas sejumlah isu yang menjadi perhatian, seperti dugaan aksi begal di wilayah Sekatak, praktik sabung ayam, serta peredaran narkoba.


Pihak kepolisian menjelaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat laporan resmi terkait kasus begal di wilayah Kalimantan Utara. Namun demikian, aparat tetap meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang dianggap rawan.


Selain itu, Polresta Bulungan mencatat adanya beberapa laporan tindak kriminal dalam beberapa bulan terakhir, yang sebagian telah ditangani. Aparat memastikan komitmen untuk terus meningkatkan pengamanan di lapangan.
DPRD Kaltara juga mendorong langkah preventif melalui penguatan pos keamanan, peningkatan patroli rutin, serta pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling).


Alimuddin menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.


“Sinergi semua pihak sangat penting agar situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa terlindungi,” tegasnya.


Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi dan mengambil langkah cepat dalam menekan potensi kriminalitas di wilayah Kalimantan Utara.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU