Kamis, 02 APRIL 2026 • 13:48 WIB

Gubernur Kaltara Hadiri Haul Guru Tua, Ajak Perkuat Moderasi Beragama

Author

Ribuan jamaah memadati Kompleks Pengurus Besar Alkhairaat dalam peringatan Haul ke-58 Habib Sayid Idrus Bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua, Rabu (1/4). (dkisp)

KALTARA  – Ribuan jamaah memadati Kompleks Pengurus Besar Alkhairaat dalam peringatan Haul ke-58 Habib Sayid Idrus Bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua, Rabu (1/4). Kegiatan berlangsung khidmat dengan lantunan tahlil, yasin, serta pembacaan manaqib yang menggema di tengah lautan jamaah.

Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang hadir langsung dan berbaur bersama jamaah. Kehadirannya disambut hangat oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid serta jajaran pimpinan Alkhairaat, menandai eratnya hubungan silaturahmi antar daerah.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa kembali hadir dalam Haul Guru Tua,” ujar Zainal singkat di sela kegiatan.

Suasana semakin khusyuk saat lantunan doa dan tahlil dipimpin oleh Habib Ali Bin Muhammad Al-Jufri, dilanjutkan dengan pembacaan kisah perjuangan Guru Tua yang menjadi inspirasi bagi ribuan jamaah.

Puncak acara diisi tausiyah dari Menteri Agama RI dan Menteri ATR/BPN yang menekankan pentingnya meneladani Guru Tua dalam membangun pendidikan dan dakwah yang damai serta menyejukkan umat.

Gubernur Zainal menegaskan bahwa nilai-nilai yang diajarkan Guru Tua harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Banyak keteladanan dari Guru Tua yang patut kita amalkan untuk memperkuat peradaban masa kini dan masa depan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga moderasi beragama sebagai warisan perjuangan para ulama dan habaib.

“Nilai moderat yang diwariskan harus terus menjadi spirit dalam kehidupan berbangsa dan beragama,” tegasnya.

Di sela kegiatan, Zainal tampak menyapa warga Kalimantan Utara yang turut hadir dalam acara tersebut, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban di tengah keramaian haul.

Habib Sayid Idrus Bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua dikenal sebagai tokoh besar pendidikan Islam di kawasan timur Indonesia. Melalui Alkhairaat, beliau meninggalkan warisan pendidikan dan dakwah yang terus berkembang hingga saat ini sebagai pilar moderasi dan persatuan umat.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU