Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 04 APRIL 2026 • 10:13 WIB

Usai Pasokan Datang, Antrean BBM Subsidi di Sebatik Mengular

Usai Pasokan Datang, Antrean BBM Subsidi di Sebatik MengularSopir Angkutan Dominasi Antrean BBM di Sebatik (ist)

KALTARA – Antrean panjang kendaraan terjadi di salah satu SPBU Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Sabtu (4/4/2026). Warga memadati lokasi untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi satu harga setelah pasokan dari Tarakan tiba.


Salah seorang warga yang ikut mengantre, mengungkapkan antrean sudah terjadi sejak pagi. Bahkan kendaraan roda dua hingga mobil angkutan telah lebih dulu menunggu sebelum BBM didistribusikan.
“BBM baru sampai dari Tarakan, antrean sudah panjang. Apalagi hari libur, jadi yang datang mengisi lebih banyak,” ujarnya.


Menurutnya, jenis BBM yang paling banyak diburu adalah Pertalite. Selain pengguna roda dua, antrean didominasi mobil pickup dan travel yang melayani rute Bambangan. Para sopir memilih mengisi BBM subsidi karena harga BBM Malaysia yang meningkat membuat biaya operasional ikut melonjak.


“Pertalite yang paling banyak diantri. Terutama sopir angkutan rute Bambangan, karena kalau pakai BBM Malaysia berdampak ke tarif penumpang,” katanya.


Ia menambahkan, setelah hampir sepekan masyarakat kesulitan mendapatkan BBM Indonesia, kedatangan pasokan baru langsung diserbu warga. Banyak pengendara rela mengantre lama dibanding membeli BBM Malaysia yang kini jauh lebih mahal.


Sebelumnya, harga BBM Malaysia di wilayah Sebatik dilaporkan mencapai sekitar Rp22 ribu per botol, bahkan sempat menyentuh Rp25 ribu. Kondisi tersebut membuat masyarakat kembali bergantung pada BBM subsidi dari Indonesia.


Sementara itu, Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel Pertamina Patra Niaga, Muhammad Naufal Atiyah, memastikan distribusi BBM ke Sebatik tetap berjalan sesuai perencanaan. Pengiriman dilakukan menyesuaikan kuota serta ketersediaan kapal menuju wilayah perbatasan.


“Distribusi kami rencanakan sesuai kuota dan ketersediaan kapal. Dari sisi depot tidak ada masalah, stok aman,” jelasnya.


Data pengiriman awal April mencatat total pasokan ke sejumlah penyalur di Sebatik mencapai 110 KL Pertalite, 20 KL Biosolar, dan 10 KL Pertamax. Pasokan tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean dan memenuhi kebutuhan masyarakat.


Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan penimbunan BBM di tengah situasi meningkatnya kebutuhan. Pertamina juga terus memonitor penyaluran agar tepat sasaran dan mencukupi kebutuhan masyarakat.


Pertamina memastikan akan terus mengoptimalkan distribusi ke Sebatik agar pasokan tetap terjaga dan antrean dapat berangsur berkurang. (*ma)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Usai Pasokan Datang, Antrean BBM Subsidi di Sebatik Mengular

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!