Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 14 MARET 2026 • 08:44 WIB

Berpulang di Tengah Ibadah Ramadan, Idris Wafat Usai Pimpin Salat Magrib

Berpulang di Tengah Ibadah Ramadan, Idris Wafat Usai Pimpin Salat MagribH. Dt. Muhammad Idris bin Dt. Muhammad Taher bersama Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si, duduk bersama sebelum meaksanakan sholat magrib (ist)

KALTARA  – Kebersamaan dalam acara buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Bulungan, Jumat malam (13/3/2026), berubah menjadi suasana duka. H. Dt. Muhammad Idris bin Dt. Muhammad Taher, pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Pertanian Bulungan, meninggal dunia sesaat setelah memimpin salat Magrib berjamaah.


Malam itu, almarhum hadir dalam kegiatan silaturahmi Ramadan bersama sejumlah tamu undangan. Sebelum salat dimulai, ia tampak sehat, tenang, dan seperti biasa menyapa orang-orang di sekitarnya dengan ramah. Idris dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan dihormati di lingkungan masyarakat.


Saat azan Magrib berkumandang, Idris dipercaya menjadi imam salat berjamaah. Salat berlangsung dengan khusyuk. Namun ketika memasuki rakaat terakhir, tubuhnya tiba-tiba melemah dan kemudian jatuh di hadapan para makmum.
Peristiwa itu membuat suasana seketika berubah hening dan haru. Para jamaah yang berada di lokasi berusaha memberikan pertolongan, namun Tuhan berkehendak lain. Idris dinyatakan telah berpulang.


Kepergian almarhum di bulan suci Ramadan, tepat saat memimpin ibadah salat berjamaah, meninggalkan kesan mendalam bagi mereka yang menyaksikan peristiwa tersebut. Banyak yang menilai wafatnya sebagai husnul khatimah, sebuah akhir kehidupan yang baik dalam pengabdian kepada Sang Pencipta.


Pemerintah Kabupaten Bulungan turut menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya almarhum. Dalam ucapan duka yang disampaikan, Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si bersama Wakil Bupati Kilat A.Md mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.


Semasa hidupnya, H. Dt. Muhammad Idris dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan penuh dedikasi. Selama bertugas di Dinas Pertanian Bulungan, ia banyak berkontribusi dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pertanian.


Meski telah memasuki masa pensiun, almarhum tetap aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.


Kepergian Idris pada malam Ramadan itu menjadi pengingat bahwa setiap manusia akan kembali kepada Sang Pencipta pada waktunya. Sebuah perjalanan pulang yang terjadi di tengah ibadah dan kebersamaan, meninggalkan kenangan serta doa dari banyak orang. (*)



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Berpulang di Tengah Ibadah Ramadan, Idris Wafat Usai Pimpin Salat Magrib

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!