KALTARA – Pemerintah Kabupaten Malinau berharap Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Malinau terus memperkuat peran dan kontribusinya dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan daerah.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., saat membuka Konferensi Daerah (KONDA) XIX GKII Daerah Malinau di Gereja GKII Desa Kaliamok, Kecamatan Malinau Utara, Senin (13/7/2026) malam.
Kegiatan yang mengusung tema “Bertumbuh Bersama” tersebut menjadi momentum bagi jemaat GKII untuk memperkuat pelayanan, mempererat kebersamaan, serta merumuskan langkah strategis bagi perkembangan gereja ke depan.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat dan peserta yang mengikuti rangkaian KONDA XIX GKII Daerah Malinau.
Ia berharap konferensi tersebut dapat menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi pelayanan gereja, pertumbuhan iman jemaat, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Menurut Wempi, tema “Bertumbuh Bersama” memiliki pesan bahwa kemajuan hanya dapat dicapai melalui kebersamaan dan kepedulian.
“Pertumbuhan sejati tidak dapat dicapai secara individual, melainkan harus dilakukan melalui kebersamaan, saling menopang dan saling melengkapi satu sama lain,” ujar Wempi.
Ia menegaskan, setiap perbedaan yang ada di tengah masyarakat maupun gereja harus menjadi kekuatan untuk membangun tujuan bersama.
“Yang kuat menopang yang lemah, yang memiliki pengetahuan membagikannya kepada yang membutuhkan, yang berpengalaman membimbing generasi berikutnya dan generasi muda diberikan ruang untuk berkembang,” katanya.
Bupati Wempi juga mengajak seluruh peserta konferensi untuk mengedepankan semangat persaudaraan, keterbukaan, dan kepentingan pelayanan dalam setiap pembahasan maupun pengambilan keputusan.
Ia berharap GKII Daerah Malinau dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan masyarakat, memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membina generasi muda dan keluarga.
“Sinergi antara pemerintah, gereja, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Malinau yang semakin maju dan harmonis,” pungkasnya. (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan