Minggu, 24 MEI 2026 • 09:18 WIB

Dari Perbatasan untuk Indonesia, Vamelia Bawa Gerakan Literasi Tana Tidung ke NTT

Author

Vamelia bunda litersi Kabupaten Tana Tidung (ist)

KALTARA  – Gerakan literasi yang dibangun dari wilayah perbatasan Kalimantan Utara kini mendapat perhatian nasional. Vamelia diundang Pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mempresentasikan keberhasilan program literasi dan pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kabupaten Tana Tidung.


Undangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Vamelia yang selama ini dikenal aktif mengembangkan budaya membaca di tengah masyarakat. Bahkan sebelumnya, ia juga sukses meraih penghargaan tertinggi nasional kategori Wiyata Darma Utama pada ajang Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional 2025.


“Hari ini saya mendapat undangan dari Pemerintah Nusa Tenggara Timur untuk membagikan praktik-praktik baik yang saya lakukan di Kabupaten Tana Tidung,” ujar Vamelia usai rapat kerja Pansus IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara di Tarakan, Kamis (21/5/2026) lalu.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Ancam Sejumlah Wilayah di Kaltara, BMKG Minta Masyarakat Waspada


Dalam forum tersebut, Vamelia akan memaparkan berbagai program literasi yang berhasil diterapkan di Kabupaten Tana Tidung, mulai dari pendirian Taman Bacaan Masyarakat, penguatan budaya membaca hingga strategi menjaga keberlanjutan program literasi melalui dukungan daerah.


Sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tana Tidung, Vamelia telah mendirikan 32 Taman Bacaan Masyarakat yang tersebar di sejumlah wilayah desa. Program itu menjadi salah satu inovasi yang dinilai berhasil meningkatkan akses membaca dan ruang belajar masyarakat.
Tak hanya fokus pada pembangunan fasilitas membaca, Vamelia juga aktif memberikan pembinaan kepada pegiat literasi serta penghargaan bagi TBM berprestasi agar gerakan membaca terus tumbuh.

Baca juga: Polres Tarakan Gagalkan Dugaan Transaksi Sabu di Sebengkok Tiram


Menurutnya, penguatan literasi harus dibarengi regulasi yang mendukung. Karena itu, ia menyambut positif pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengembangan Perbukuan dan Budaya Literasi yang tengah dilakukan DPRD Kaltara.


“Perda ini nantinya menjadi dasar dan payung hukum bagi penggiat literasi, taman bacaan masyarakat dan pengembangan budaya membaca di Kalimantan Utara,” katanya.
Vamelia berharap gerakan literasi yang berkembang di Kabupaten Tana Tidung dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui budaya membaca.(*)


 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU