Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 MEI 2026 • 00:07 WIB

Beasiswa hingga Drainase Jadi Aspirasi Warga dalam Reses Syamsuddin Arfah di Selumit

Beasiswa hingga Drainase Jadi Aspirasi Warga dalam Reses Syamsuddin Arfah di SelumitSyamsuddin Arfah foto bersama warga Selumit RT 07 usai pelaksanaan reses masa persidangan III di Rumah Makan Mak Enek, Senin (18/05/2026). (ma)

KALTARA  – Anggota DPRD Kalimantan Utara dapil Tarakan, Syamsuddin Arfah, menggelar reses masa persidangan III bersama warga Selumit RT 07 di Rumah Makan Mak Enek, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dengan berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan secara langsung kepada legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Mulai dari persoalan beasiswa pendidikan, pengembangan UMKM, hingga proyek lingkungan seperti akses jalan dan drainase menjadi topik utama pembahasan dalam reses tersebut.

Syamsuddin mengatakan, dirinya sengaja menggelar pertemuan dengan konsep lebih banyak mendengarkan warga agar persoalan yang muncul benar-benar berasal dari kebutuhan masyarakat.

“Kalau kita mendengarkan langsung, kita jadi tahu apa kendala yang sebenarnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dalam dialog itu, persoalan beasiswa menjadi perhatian serius. Syamsuddin mengungkapkan masih ada warga yang belum mengetahui adanya program beasiswa unggul dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Namun, di sisi lain ia juga mendengar langsung pengalaman positif dari salah satu mahasiswi penerima beasiswa yang merasa sangat terbantu selama menjalani pendidikan.

“Ada mahasiswa yang menyampaikan hampir setiap tahun mendapatkan bantuan beasiswa selama kuliah dan itu cukup membantu,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan program bantuan pendidikan memiliki manfaat nyata, namun penyebaran informasinya masih perlu diperluas agar lebih banyak masyarakat mengetahuinya.

Selain pendidikan, warga juga menyampaikan keluhan terkait proyek lingkungan yang dinilai belum maksimal akibat keterbatasan anggaran.

Beberapa proyek pembangunan jalan dan kanalisasi disebut belum selesai sepenuhnya karena kebutuhan di lapangan lebih besar dibanding anggaran yang tersedia.

“Kadang usulan pekerjaan 25 meter, tetapi kebutuhan di lapangan lebih panjang. Sementara anggaran yang ada hanya cukup untuk sebagian pekerjaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi fiskal daerah yang belum sepenuhnya stabil membuat pemerintah harus menyesuaikan prioritas pembangunan.

Pembahasan mengenai UMKM juga menjadi perhatian dalam reses tersebut. Menurut Syamsuddin, sektor usaha kecil masyarakat cukup berperan dalam membantu perekonomian keluarga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Beasiswa hingga Drainase Jadi Aspirasi Warga dalam Reses Syamsuddin Arfah di Selumit

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!